Langkah Baru Menuju Era Digital: SMK PGRI 1 Nganjuk Gelar Ujian Akhir Berbasis CBT SES (Skarisa Education System) untuk Siswa Kelas X dan XI
SKARISA NGANJUK – SMK PGRI 1 Nganjuk (Skarisa Nganjuk) kembali membuktikan komitmennya sebagai sekolah kejuruan yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pada tahun 2026 ini, sekolah dengan slogan "Kreatif, Inovatif, Modern, Profesional Go Digital" resmi mencetak sejarah baru. Untuk pertama kalinya, siswa-siswi kelas X dan XI melaksanakan Ujian Sumatif Akhir Jenjang menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) yang terintegrasi dalam platform mandiri sekolah, SES (Skarisa Education System).
Langkah ini menjadi lompatan besar dalam digitalisasi ekosistem pendidikan di internal sekolah, sekaligus menggantikan metode ujian konvensional yang dinilai kurang efisien di era transformasi digital.
SES (Skarisa Education System): Inovasi Mandiri untuk Efisiensi dan Integritas
Skarisa Education System atau SESS merupakan buah inovasi digital yang dirancang untuk mewadahi seluruh aktivitas akademik warga sekolah, mulai dari guru, siswa, hingga pemantauan oleh wali murid. Penerapan SES dalam ujian akhir tahun ini membawa banyak dampak positif bagi kelancaran evaluasi belajar siswa.
Dengan SES, pelaksanaan ujian berjalan lebih transparan dan akuntabel. Fitur-fitur keamanan yang disematkan dalam sistem ini mampu meminimalisir potensi kecurangan secara signifikan selama ujian berlangsung. Selain itu, sistem koreksi otomatis yang tertanam di dalam platform mempercepat proses pengolahan nilai oleh para guru, sehingga hasil belajar siswa dapat dipetakan secara real-time.
Respons Positif dan Harapan Masa Depan
Bagi siswa kelas X dan XI, momentum ini merupakan pengalaman pertama yang menantang sekaligus menyenangkan. Akses ujian yang dinilai lebih praktis lewat gawai atau perangkat komputer sekolah membuat atmosfer ujian terasa lebih tenang namun tetap kompetitif. Pihak sekolah pun memastikan seluruh infrastruktur server dan jaringan internet lokal telah dipersiapkan matang guna mencegah kendala teknis selama masa ujian.
Kepala SMK PGRI 1 Nganjuk menyampaikan bahwa implementasi perdana CBT SES untuk penilaian akhir jenjang ini bukan sekadar alat pembantu ujian, melainkan fondasi kokoh untuk membentuk mentalitas siswa yang siap menghadapi iklim digital di industri kerja nantinya.
Melalui kesuksesan pelaksanaan ujian berbasis SES tahun 2026 ini, SMK PGRI 1 Nganjuk semakin mengukuhkan posisinya sebagai pionir sekolah digital di Kabupaten Nganjuk, siap mencetak lulusan vokasi yang tangguh dan melek teknologi.
Untuk mengenal lebih dekat lingkungan belajar serta profil lengkap mengenai fasilitas penunjang teknologi di sekolah ini, Anda bisa menyimak Video Profil SMK PGRI 1 Nganjuk yang mengulas berbagai jurusan keahlian dan keunggulan dari sekolah tersebut.

